mittvsfact – Jakarta, 18 Februari 2025 – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, menegaskan bahwa pelatnas atau pemusatan latihan nasional akan tetap berjalan meskipun Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) harus melakukan efisiensi anggaran. Penyesuaian anggaran ini terjadi setelah adanya pengurangan anggaran lebih dari Rp 1 triliun dari total anggaran sebelumnya yang mencapai sekitar Rp 2,3 triliun.
Dalam pernyataannya, Menpora Dito Sugar rush 1000 memastikan bahwa efisiensi ini tidak akan mengganggu persiapan para atlet nasional. “Kami berkomitmen untuk mempertahankan kualitas pelatihan dan memastikan bahwa para atlet tetap mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan untuk berprestasi,” ujarnya.
Dito juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi dan penyesuaian program pelatnas untuk tahun ini, terutama menjelang SEA Games 2025 di Thailand dan Asian Para Games. Fokus akan diberikan pada cabang-cabang olahraga yang menjadi prioritas dan berpotensi menyumbangkan medali.
“Kami telah meninjau semua program pelatnas dan memutuskan untuk memprioritaskan cabang-cabang olahraga yang berpeluang besar meraih prestasi. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa meskipun ada pengurangan anggaran, prestasi olahraga Indonesia tidak terganggu,” tambah Dito.
Selain itu, Menpora Dito juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelatnas atas pengertian dan dukungan mereka dalam situasi efisiensi ini. Ia optimis bahwa dengan kerjasama dan semangat yang tinggi, Indonesia dapat terus berprestasi di kancah internasional.
Dengan langkah-langkah efisiensi ini, Dito berharap Kemenpora dapat tetap menjalankan program-program pembinaan atlet secara efektif dan efisien, sehingga target-target prestasi yang telah ditetapkan dapat tercapai.